Tema kita kali ini adalah membahas mengenai bisnis jaringan sosial. Bisnis jaringan sosial tidak terlepas dari fenomena munculnya situs –situs jejaring sosial karena melalui situs tersebut, sebuah bisnis terbentuk oleh orang-orang yang memanfaatkan fasilitas canggih nan gratis. Coba aja kita tanya apakah orang-orang ada yang tidak memiliki sebuah account di FB(Facebook) tentu jarang sekali kita temui. Banyak bagi mereka yang memiliki ide kreatif memanfaatkan peluang ini karena tanpa membayar sewa account, kita sudah dapat memasarkan barang-barang jualan kita kesemua orang. Untuk sistem perdagangan yang menggunakan situs seperti ini hanya dengan menampilkan gambar barang-barang yang akan dijual, kemudian jika ada yang tertarik maka si konsumen hanya perlu melakukan pemesanan dengan cara mengirim data melalui pesan di FB penjual atau melakukan sms pemesanan, sedangkan proses pembayarannya hanya dengan mengirimkan sejumlah uang yang sesuai dengan nominal biaya barang tersebut ke rekening penjual. Proses pembayaran ini hanya didasarkan pada kepercayaan dua belah pihak saja. Bagi kita yang belum pernah membeli barang melalui cara ini, diharapkan untuk lebih berhati-hati dan memastikan apakah account tersebut sungguh nyata atau hanya penipu saja,karena tidak jarang orang tertipu oleh hal-hal seperti ini. Biasanya orang-orang yang menggunakan jejaring sosial untuk menjual barang adalah orang yang baru memilki modal terbatas untuk membuat sebuah situs penjual tersendiri.
Sunday, October 31, 2010
SNB(Social Network Business)
SII (Strategy of Information Integration)


Saat jasa informasi mulai mengembangkan rencana strategis,pendekatan yang dianjurkan adalah mendasarkan rencana tersebut sepenuhnya pada tujuan strategis perusahaan yang diberi istilah kumpulan strategis organisasi dan langkah yang kedua adalah mendukung tujuan perusahaan yang dikenal dengan istilah kumpulan strategis SIM. Pendekatan inilah yang dikenal dengan istilah transformasi kumpulan strategis, namun sayang terdapat kekurangan yaitu kesadaran bahwa tidak semua area memiliki sumber daya untuk menjamin tercapainya tujuan strategis perusahaan. Solusi yang dapat digunakan adalah menggunakan pendekatan perencanaan strategis sumber daya informasi atau SPIR. Saat sebuah perusahaan menerapkan SPIR maka rencana strategis untuk jasa informasi dan rencana strategis untuk perusahaan dikembangkan secara bersam-sama. Rencana perusahaan mencerminkan dukungan yang dapat disediakan oleh jasa informasi dan jasa informasi mencerminkan kebutuhan dukungan sistem dimasa depan.
Materi dari artikel ini diambil dari buku SIM karya Raymon Mc.Leod
CIM (Corporate Information Management)
Pada saat Informasi dipandang menjadi suatu sumber daya yang sangat penting, apalagi untuk sebuah perusahaan besar. Sumber daya informasi mencakup perangkat keras, fasilitas, perangkat lunak, database,spesialis informasi, informasi dan pemakai. Sumber daya yang ditempatkan pada jasa informasi dikelola oleh CIO(Chief Information Officer). Oleh karena itu sebuah perusahaan harus memiliki sebuah manajement yang dapat mengatur informasi yang dimilikinya, agar dapat membedakan apakah informasi tersebut dapat dikonsumsi oleh publik atau tidak.
Agar sebuah perusahaan dapat mencapai CIM secara penuh, perlu adanya sekumpulan kondisi tertentu yang harus dipenuhi. Kondisi-kondisi tersebut meliputi:
1.Kesadaran bahwa keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui sumber daya.
Para eksekutif perusahaan dan manajer lain yang terlibat dalam perencanaan startegis memahami bahwa mencapai keunggulan atas para pesaingnya dengan mengelola arus informasi.
2.Kesadaran bahwa jasa informasi salah suatu area fungsional utama
Struktur organisasi mencerminkan bahwa jasa informasi sama pentingnya dengan area bisnis utama lain,seperti keuangan dan pemasaran.
3.Kesadaran bahwa CIO(Chief Information Officer) adalah eksekutif puncak
CIO memberikan kontribusi,jika memungkinkan, pada pemecahan masalah yang mempengaruhi seluruh operasi perusahaan,bukan hanya operasi jasa informasi. Kesadaran ini paling mudah ditunjukan dengan menyertakan CIO dalam komite eksekutif.
4.Perhatian pada sumber daya informasi perusahaan saat membuat perencanaan.
Saat para eksekutif terlibat dalam perencanaan strategis untuk perusahaan, mereka memperhatikan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan strategis.
5.Rencana Stategis formal untuk sumber daya informasi
Terdapat sebuah rencana formal untuk memperoleh dan mengelola sumber daya informasi. Sumber daya itu harus mencakup yang berada pada era pemakai maupun jasa informasi.
6.Stategis untuk mendorong dan mengelola end-user-computing
Rencana stategis untuk sumber daya informasi membahas cara membuat sumber daya informasi tersedia bagi para pemakai akhir, sambil tetap mempertahankan pengendalian atas sumber daya tersebut.
Kondisi diatas tidak terpisah tetapi bekerjasama secara terkoordinasi.
Model dari Manajement Sumber Daya informasi(IRM) adalah:
1.Lingkungan perusahaan
Delapan elemen lingkungan memberikan latar belakang untuk mencapai keunggulan kompetitif. Para eksekutif menyadari perlunya mengelola arus sumber daya sebagai cara untuk memenuhi sejumlah kebutuhan elemen-elemen lingkungan pasar yang kompetitif.
2.Eksekutif Perusahaan
CIO disertakan disertakan dalam kelompok eksekutif yang mengarahkan perusahaan menuju tujuannya. Salah satu aktivitas kunci kelompok ini adalah perencanaan strategis.
3.Area Bisnis
Jasa informasi disertakan sebagai suatu area bisnis utama, dan setiap area bersama-sama mengembangkan rencana-rencana strategis yang mendukung rencana strategis perusahaan. Salah satu dari rencana fungsional ini adalah rencana strategis sumber daya informasi, yang dipersiapkan oleh jasa informasi dengan bekerja sama dengan area bisnis lain.
4.Sumber Daya Informasi
Rencana strategis sumber daya informasi yang menggambarkan bagaimana sumber daya informasi akan diperoleh dan dikelola. Sebagian sumber daya ini dipusatkann dalam jasa informasi, dan sebagian didistribusikan diseluruh perushaan dalam pusat-pusat informasi dan area-area pemakai.
5.Pemakai
Data dan informasi mengalir antara sumber daya informasi dan para pemakai. Sebagian pemakai ikut serta dalam end-user computing.
Materi dari Blog Ini diambil dari buku SIM karya Ramon Mc.Load
E-Commerce dan E-Business
Banyak bagi kita yang sudah tidak asing lagi dengan istilah E-Commerce, karena Teknologi yang telah berkembang pesat ini membuat E-Commerce menjadi ikut-ikutan “naik daun”. Definisi dari E-Commerce itu sendiri berbeda-beda namun pada intinya E-commerce itu melibatkan lebih dari 1 purasahaan untuk melakukan perdagangan melalui jaringan internet. Ada 2 jenis perusahaan yang melakukan bisnisnya diinternet, jenis yang pertama ialah perusahaan yang hanya menjual barang-barang ataupun jasa layanan hanya khusus di internet saja dan jenis yang ke dua ini ialah perusahaan yang selain berjualan di internet tetapi juga berjualan di dunia nyata atau memiliki toko.
Dari kedua gambar diatas ini jelas memiliki perbedaan, dimana pada proses E-commerce terjadi penghematan pengeluaran maksudnya jika pada proses manual kita membutuhkan banyak orang untuk memproses data pesanan maka pada E-commerce, kita tidak perlu memperkerjakan banyak orang karena yang memesan barang dan menginputnya ke database pemesanan adalah pelanggan itu sendiri dan kemungkinan kesalahan dalam penginputan datapun relatif sedikit, penggunaa kertas untuk mem-print dokumen fax pun tidak terlalu dibutuhkan serta berbagai keuntungan lainnya.
Jika di simpulkan bahwa E-Commerce memiliki kelebihan sebagai berikut:
1.Perusahaan dapat menjangkau pelanggannya sampai kepelosok dunia tanpa adanya batasan lokasi.
2.Meningkatkan Pendapatan dan mengurangi pengeluaran yang mungkin seharusnya untuk membayar gedung sewa toko namun dengan menjual melalui internet tidak perlu dilakukan
3.Konsumen tidak perlu mengantri di toko selama berjam-jam karena dengan belanja di situs E-Commerce, pembeli hanya menggunakan komputernya untuk mencari barang yang dibutuhkan.
4.Konsumen bisa langsung membandingkan harga barang dari satu situs E-com ke situs lainnya, sehingga dapat memberi keuntungan bagi pelanggan.
Jenis-Jenis E-commerce:
1.B2B(Business to Business)
Jenis ini dilakukan oleh perusahaan dengan perusahaan. Jenis ini biasanya dilakukan untuk melakukan kerjasama dagang yang saling kebergantungan.
2.B2C(Business to Customers)
Jenis ini yang paling dekat dengan kita dan sering kita jumpai karena jenis ini merupakan perdagangan antara si perusahaan atau toko kepada pelanggannya langsung. Contoh dari jenis ini ialah bhinneka.com (indonesia) dan amazon.com (amerika).
3.C2C(Customers to Customers)
Jenis ini kadang disebut sebagai person to person dan merupakan transaksi perdagangan antara konsumen dengan konsumen, biasanya transaksi ini terjadi karena adanya pihak ketiga yang mempertemukan antara si konsumen yang ingin menjual barang dengan si konsumen yang ingin membeli barang. Ada situs yang tugasnya untuk mempertemukan antara konsumen dengan konsumen dan untuk proses pembayarannya dilakukan berdasarkan kesepakatan 2 belah pihak.contoh situsnya adalah www.ebay.com
4.C2B(Customers t Business)
Jenis ini memungkinkan konsumen untuk menjual barang milikinya ke sebuah perusahaan. Dalam hal ini internet dijadikan sarana negosiasi. Contoh situs yang menjadi sarana bertemunya konsumen dengan perusahaan adalah www.priceline.com
E-Bussines
E-Bussines sebenarnya hampir sama dengan pengertian dari E-Commerce, hanya saja E-Business memiliki ruang lingup yang lebih luas dari E-Commerce. Definisi dari E-Business adalah sebagai penggunaan teknologi internet untuk menghubungkan dan memperkuat proses-proses bisnis, perdagangan elektronik(E-Commerce), dan komunikasi serta kolaborasi antara sebuah perusahaan dengan para pelanggan, pemasok, dan mitra kerja bisni elektronik. Berikut ini gambar yang memnghubungkan antara E-Commerce dengan E-Business.
Kalau diibaratkan E-Commerce adalah proses perdagangannya maka E-Business adalah inti yang memproses segalanya. Namun dapat diketahui bahwa sebuah situs E-Commerce belum tentu melakukan atau memiliki E-Business namun E-Business sudah pasti E-Commerce.
Aplikasi komunikasi dan kolaborasi perusahaan digunakan untuk memperlancar komunikasi antara para pegawai, mitra kerja serta konsultan yang terlibat dengan project yang sedang berlangsung. Aplikasi yang dapat digunakan diataranya iaah:
1.Surat elektronik
2.Video Conference
3.Audio Conference
4.Chat(Sistem percakapan Tertulis)
5.Voice Mail
Aplikasi Perdagangan internet digunakan untuk mendukung kegiatan pembelian dan perdagangan barang atau jasa melalui internet.
Aplikasi bisnis internal digunakan untuk mendukung kegiatan,proses dan operasi bisnis yang bersifat internal. Contoh aplikasi ini ialah menggunakan intranet,extranet atau internet untuk mendukung EIP.
Contoh perusahaan yang menerapkan ini ialah www.oto.co.id
note:gambar dari artikel ini sadur dari materi kursus di LePKom E-Commerce.
By:Juwita Stephani
Monday, October 25, 2010
Script ("Pulang Kampung")
Script:
Kejadian "Pulang kampung"
Jalur(track)=Pulang Kampung Naik Kapal Laut
Prop(Pendukung)=Kapal,Tiket,Kantor Pelni,Pelabuhan Tj.Priuk,dll
Kondisi Input =Pelanggan harus sudah membawa uang untuk membeli Tiket
Adegan-1="membeli Tiket"
1.Pelanggan datang kekantor Pelni
2.Pelanggan mengantri pada loket yang telah
3.Pelayan memberikan informasi peyaran yang akan berlangsung kepada
4.Pelanggan memilih kora tujuan pulang kampung dan jadwal
5.Pelanggan membayar sejumlah uang untuk membeli tiket
Adegan-2="Persiapan Keberangkatan"
1.Kapten kapal dan ABK mempersiapkan kapal yang akan digunakan untuk
2.Pelanggan mengemasi barang-barangnya yang akan
3.Pelanggan mempersiapkan stamina untuk
Adegan-3="Perjalanan sebelum naik kapal"
1.Pelanggan sarapan dahulu sebelum menuju pelabuhan Tj.Priuk.
2.Pelanggan Naik kendaraan menuju pelabuhan Tj.
3.Pelanggan tiba di pelabuhan Tj.Priuk
Adegan-4=Naik Kapal
2.ABK mengijinkan pelanggan Naik Kapal.
3.pelanggan Berdesak-desakn menaiki tangga
4.ABK menjaga pintu masuk kapal agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
1.Kapten Kapal berkeliling untuk mengecek tiket Pelanggan
2.Pelanggan menunjukan Tiket yang dimiliki.
3.Pelanggan menikmati suasana perjalanan laut.
4.Pelanggan mengambil makanan yang telah disediakan oleh ABK
Adegan-6="Tiba di Kampung Halaman"1.Pelanggan melakukan persiapan untuk turun dari
2.ABK membuka pintu agar pelanggan dapat turun
3.Pelanggan menuruni Tangga yang sudah disiapkan.4.Pelanggan menuju Kampung halaman menggunakan angkot setelah dari pelabuhan.
Hasil:
1.Pelanggan Senang.
2.Pelanggan Terharu.
3.Pelanggan muntah-muntah atau mabok laut.
4.Pelanggan Emosi
Jaringan Semantik
Jaringan semantik diatas dapat dibaca sebagai berikut:
>Juwita asisten lepkom mempunyai 6 bagian
atau juwita asisten lepkom milik gunadarma adalah universitas
>Juwita seorang mahasiswa dari gunadarma adalah universitas
>Juwita belajar Matif membahas Bil.Asli
>Juwita anak ke- 3 adalah Bil.Bulat
>Juwita adalah Perempuan memakai Jepitan Rambut sebanyak 3
Monday, October 11, 2010
AI:Robot Teller
Robot Teller
Agent Type : Teller Bank
Percepts : Kamera, sensor infrared, microphone, Tangan besi, microphone
Actions : Berjalan, memegang uang, Berbicara, mengetik di komputer
Goal : Keamanan, Perhitungan Tepat, penggunaan waktu yang maksimal,
keuntungan maksimal,
Environment : Ruangan di dalam Bank
Penjelasan :
Robot Teller harus memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan manusia dengan berbicara dalam berbagai bahasa dengan menggunakan microphone dan memori kosakata yang diberikan kepada Robot Teller. Robot teller dapat berjalan maju-mundur-kiri-kanan dan memegang uang untuk meletakan uang pada mesin penghitung uang dan kepada nasabah. Robot Teller dapat membedakan nominal uang yang disetorkan oleh nasabah dengan adanya sensor infrared dan dapat mengetik pada komputer layaknya seperti manusia. Karena yang menjadi Teller adalah sebuah robot maka robot tidak perlu beristirahat sehingga waktu transaksi akan semakin lama dan tidak perlu digaji(hanya biaya perawatan saja). Selain itu Robot Teller dapat menjaga kenyamanan dan keramahan karena dia tidak memiliki indra perasaan yang dapat mengubah kondisi prilaku Robot.
Performance Measure / goal:
1. - Menjaga keamanan uang.
2. - Ketepatan dalam perhitungan uang.
3. - Penggunaan waktu semaksimal mungkin.
4. - Keuntungan maksimal.
5. - Kenyamanan yang diberikan.
Robot Teller akan digunakan pada lingkungan seperti apa?
-Apakah hanya efektif pada suhu ruangan tertentu?
Tuesday, October 5, 2010
Jurnal JarKom Lanjut**
Di zaman sekarang ini, seseorang sudah tidak lagi kesulitan untuk masuk ke dalam dunia maya(internet),berbeda dengan 10 tahun terakhir ini dimana biaya untuk akses internet terasa sangat mahal.
==>Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.
1. Modem ADSL(Asymetric Digital Subscribe Line)
untuk ADSL diberikan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line. Posisi Splitter ditempatkan di depan ketika line telepon masuk. Artinya anda tidak boleh mencabangkan line modem untuk ADSL dengan suara secara langsung. Alat Splitter berguna untuk menghilangkan gangguan ketika anda sedang menggunakan ADSL modem. Dengan Splitter keduanya dapat berjalan bersamaan, sehingga pengguna dapat menjawab dan menelpon seseorang dengan telepon biasa. Di sisi lain, pengguna tetap dapat terkoneksi dengan internet melalui ADSL modem.

Kecepatannya tidak stabil, karena kebanyakan teknologi ini berbagi bandwith sehingga kecepatan 512Kbps dapat dibagi menjadi 20-an user.
2.Kabel Modem
Keuntungan
- Menggunakan infrastruktur yang sudah ada, khususnya yang sudah berlangganan TV Kabel.
- Penyebarannya melalui Point to Multipoint sehingga biaya operasionalnya murah
Kerugian
- Harus berlangganan TV Kabel
- Karena menggunakan metode bandwith sharing, maka kecepatannya menjadi tidak stabil.
- Kalau jaraknya terlalu jauh dari sentral, maka seringkali sambungannya terputus.
3.ISDN

Kelebihan:
1. ISDN menawarkan kecepatan dan kualitas tinggi dalam pengiriman data, bahkan 10 kali lebih cepat disbanding PSTN
2. Efisien. Delam satu saluran saja dapat mengirim berbagai jenis layanan (gambar, suara, video) sehingga efisien dalam pemanfaatan waktu
3. Fleksibel. Single interface untuk terminal bervariasi
4. Hemat biaya. Hanya membutuhan satu terminal tunggal untuk audio dan video
Kelemahan:
kurangnya bandwith. Sebagai komunikasi masuk akses rata-rata basic 144 kbps adalah lebih rendah daripada jaringan area lokal yang ada, yang beroperasi pada kira-kira 10 Mbps dan segera setelah itu 100 Mbps.
Komponen:
Sistem ISDN terdiri dari lima buah komponen terminal utama yang bertugas untuk menjalankan proses layanannya, yaitu terminal Equipment, terminal Adapter, Network Termination, Line Termination, dan Local Exchange.
SIlakan memilih ya ^_^